Langsung ke konten utama

Bengong di Kost, Pilih Lanjut ke Ultah Berau

Moment yang akan saya ceritakan ini adalah ketika tengah perayaan hari jadi Kabupaten Berau tepatnya di tahun 2014. Kabupaten Berau Kalimantan Timur terkenal dengan pesta meriahnya jika merayakan hari jadinya. Biasanya acara tersebut akan dilangsungkan selama beberapa hari, acara di isi dengan berbagai pameran, pasar malam pentas musik dan lain-lain. Sangat meriah menjrut saya.

Kebetulan pada hari jadi tahun 2014 acara tersebut dilaksanakan di area Pasar Sanggam yang merupakan pasar satu-satunya pasar tradisional yang areanya besar dan sangat modern, bersih dan tertata rapi. Setiap area jenis dagangan, parkir, cafe dan taman ditata sangat rapi. Saya rasa pasar Sanggam ini merupakan salah satu pasar tradisional yang paling modern di Indonesia.

Kebetulan kami berangkat dari Labanan sudah cukup malam, waktu tempuh dari Labanan ke Pasar Sanggam cukup jauh sekitar 30 menit. Sesampai disana terlihat kondisinya sangat ramai walaupun belum merupakan acara puncak. Banyak pedagang kuliner dan pedagang suvenir khas Dayak Berau yang dipajang. Pentas musik juga masih cukup ramai. Kami berkeliling-keliling dahulu menikmati suasana expo di komplek tersebut, perhatian saya tertuju pada galeri suvenir dan barang-barang khas Dayak. Cukup lama saya di stand itu. Sebelumnya saya hanya pernah melihat benda-benda tersebut di tv, namun kali ini langsung. Sebenarnya saya cukup ketinggalan wawasan mengenai benda-benda tersebut, mengingat saya adalah suku asli Kalimantan juga namun kampung saya di Kalsel jadi agak jarang melihat benda-benda seperti itu.

Cukup lama kami berkeliling dan hampir semua area sudah disisir. Kemudian kami putuskan untuk makan malam di salah satu cafe yang terletak di lantai dua pasar tersebut. Tampak jelas dari atas ramainya pengunjung pada malam itu, karena hari sudah cukup malam maka pentas musik dihentikan oleh panitia. Kami memesan sop tulangan, tidak terlalu lama hidangan siap untuk disantap. Pada moment-moment ini, bakat alay saya terpanggil. Tanpa pikir panjang camera on. Video bisa dilihat di sela-sela postingan ini. Setelah makam selesai kami putuskan untuk kembali pulang karena sudah cukup malam dan besok harus bekerja seperti biasa.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…

Indahnya Air Terjun Mandin Damar di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya ke tempat wisata Air Terjun Mandin Damar yang berada di Desa Gunung Raya Kecamatan Mantewe Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Sebenarnya rencana sebelumnya perjalanan ke air terjun ini bukanlah tujuan utama kami, tetapi karena cuaca yang tidak bersahabat pada saat itu sehingga kami putuskan hanya datang ke Air Terjun Mandin Damar. Lokasi air terjun ini sebenarnya berada di desa tetangga saya, walaupun desa tetangga yang logikanya dekat namun ini adalah kali pertama saya kesana. Itupun tahunya gara-gara melihat feed di instagram. 

Jarak antara tempat tinggal saya sekitar ke Air Terjun Mandin Damar sekitar 9 Kilometer, tetapi ternyata ditambah lagi jaraknya sekitar 6 Kilometer perjalanan. Jadi posisi air terjun ini tidak berada di sisi jalan utama Jl. Kodeco Km.60 jalur Batulicin - Kandangan, tetapi harus masuk lagi ke dalam perkampungan yang bukan perkampungan utama dengan kondisi jalan yang berbatu-batu. Apabila kali…