Langsung ke konten utama

Trip ke Pulau Derawan # Part 2

Whoooaaamm mata masih ngantuk sebenarnya gak tau lupa malamnyasaya habis ngapain soalnya ini tulisan baru aja Mei 2016 sedangkan kejadiannya sudah setengah tahun yang lalu... Kalo nda salah sudah pukul 05.00 Wita sebenarnya sihsaya kalo pas off bangunnya paling cepat jam 07.00 Wita, dalam hatiku sama aja kaya gak off kalo bangun masih di pagi buta. Tapi nda papa lah yang penting hari ini piknik dolooo...

Habis mandisaya langsung siapkan sarapan dulu soalnya sarapan itu penting buat kesehatan walaupun sarapannya cuman oatmeal sama susu tapi jangana salah itu sehat loh... Sekitar 30 detik sarapan selesai, mungkin pada nanya kok bisa cuman 30 detik...? ya bisa lah...wong oatmealnya dibikin secair mugkin trus langsung diseruput kaya minum air beres kan heheh... Kenapa? Ya karenasaya salah satu orang yang susah makan dan malas kunyah-kunyah makanan jadi dibikin praktis aja hehe..

Setelah semuanya selesaisaya langsung menuju kost sebelah yaitu kost nya Aji, “Ji ayo..!” kataku buruan ntar kesiangan kataku. Kbetulan subuh itu cuaca dingin bener karena malamnya abis hujan deras bener kondisi gelap sama kabut. Eh itu bensinnya cukup nda kataku minimal sampai Tanjung Redeb, kata dia aman tuh bensinnya ntar di Tnjung diisi. Trus dia tanya mana bawaannmu, nih kataku sambil nyodorin kantong kresek yang isinya baju ma celana. Masukin tas kamu ya kataku soalnyasaya lagi malas bawa tas hehehee... Aman kok gak berat kataku cuman baju sama celana doang kataku.

Subuh-subuh gak banyak terlihat orang-orang di jalan mungkin karena pada malas keluar habis hujan, lagian juga ngapain keluar subuh-subuh hehehee... Sepanjang jalan aspalnya gelap, basah, kabut plus dingin lengkap sudah manasaya cuman pake baju kaos, sweather sama celana pendek saja untungnya dibonceng coba kalo nyetir pasti sudah basah kena embun. Perjalanan ke Ds. Teluk dari Labanan didominasi dengan naik turun gunung kemudian tikungan tajam maklum daerah ini adalah daerah pegunungan. Ditengah perjalanan dammmnnn... saya kaget bukan main hampir saja kami tabrakan sama mobil pick-up yang bawa sayur dari Tanjung ke arah Labanan, kubilang ke Aji kita hampir saja tinggal nama tadi...

Sesampai di Teluk simpang empat Pal. 5 kami langsung ambil jalan kiri yang mana jalan ini merupakan jalan lintas propinsi yang menuju ke Tanjung Selor – Kalimantan Utara. Setelah lewat jembatan Gunung Tabur kami mampir buat isi bensi sekalian tanya sama Ibu penjual bensinnya kira-kira posisi ATM apakah masih ada setelah lokasi ini, kata Ibu nya gak ada lagi mas kalo mau tarik uang mending balik ke Pasar Sanggam katanya. Hedehhh balik lagi, ga papa lah kan gak sempat 1 km juga... Mau nda mau kecuali kalo pengen batal pikniknya. Jalanan di sekitaran Teluk dan Gunung Tabur sudah banyak orang berseleweran karena sudah sekitaran jam 06.00 Wita.

Habis ambil uang di ATM tiba-tiba kebelet pengen pipis, langsung saja ta cari Toilet Umum di komplek pasar tersebut. Fyi Pasar Sanggam adalah pasar tradisional di Kota Tanjung Redeb namun berkonsep modern dan bersih memiliki dua lantai dan area yang sangat luas dengan pembagian divisi-divisi dari jenis barang yang dijual, area cafe, tempat bermain anak-anak taman dan fasilitas lainnya seperti toilet, masjid dan lapangan futsal dibagi dan ditata sangan rapi dan berkonsep. Boleh dibilang pasar ini merupakan pasar tradisional yang paling bersih, luas, modern, lengkap dan paling rapi yang pernah saya lihat.

Lanjut ke Part 3 ya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…

Indahnya Pantai Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Barat, Kotabaru Kalimantan Selatan

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tantang perjalanan ke-2 saya ke Pantai Teluk Tamiang yang berada di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar Kotabaru Kalimantan Selatan atau posisi persisnya berada di ujung selatan Pulau Kotabaru. Perjalanan kali ini saya hanya sendiri atau solo traveler, karena misi kali ini adalah selain ingin mengeksplor lebih detail lagi area-area yang belum saya sempat datangi sebelumnya, serta misi fotografi untuk menambah stock foto saya. Selain fotografi merupakan hobi saya, jalan-jalan ke tempat-tempat wisata juga adalah hobi saya (jika lagi ada dana). Hasil fotografi selain saya gunakan untuk koleksi pribadi saya atau untuk keperluan posting di Instagram, foto-foto tersbut juga saya upload di website marketplace microstock untuk dijual. Untuk lebih jelasnya terkait tentang jualan foto di microstock, maka silakan dibaca postingan saya yang membahas tentang Dunia Microstock.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Batulicin dengan menaiki …