Langsung ke konten utama

Trip ke Pulau Derawan # Part 3

Lanjut tancap gas...tadi pas beli bensin sempat tanya-tanya iseng belokan jalan ke Tanjung Batu, ya sekitaran 15 menitan kami udah sampe di persimpangan ke arah Tanjung Batu. Cuman rada gak yakin gitu... soalnya jalannya malah ke arah selatan, trus ta minta mampir kalo ada orang di depan rumah biar tanya-tanya maksudnya. Gk lama ada Bapak-Bapak di depan rumah yang lagi manasin mobil langsung ta mampir buat nanya arah jalannya. EEEh ternyata kata tu Bapak kami salah jalan, ternyata itu bukan jalan buat ke Tanjung Batu, gegarasaya sih yang sotoy sok tau bener jalannya padahal belum pernah lewat hihihii... Tanpa pikir panjang puter balikkk... Langsung belok lagi ke arah kiri biar yakin tanya lagi sama bapak-Bapak yang lagi jalan, eh yang ditanyain malah rada bengong sama aneh gitu. Dalanm hati ini jangan-jangan salah orang ketanya orang mabokk, untungnya ada lagi didepanny Bapak-Bapak yang kasih tau kalo kami salah jalan lagi hahahah...terus ta tanya memang jalannya ini tembusnya kemana? Katanya itu jalan buntu... Setelah dapat informasi yang cukup jelas maka lanjut lagi jalan.

Sekitar seperempat jam lewat kami sudah berada di persimpangan yang dimaksud, persimpangannya rada gak jelas dan petunjuknya gak cukup jelas jadi kemungkinan bagi yang newbie bisa kelewat kalo mau masuk. Setelah masuk jalannya aspal cukup bagus namun makin kesini jalannya sebagian pada rusak disamping-sampingnya bahkan adal yang bolong di tengah jalannya, jadi kalo lewat jalan ini kudu hati-hati banyak jebakan batman. Sepanjang jalan rumah-rumah warga jarang terlihat kalaupun ada hanya beberapa. Sebagian warga ada yang memajang hasil kebunnya dengan cara digantung diteras seperti pisang dan jagung serta jenis sayuran lainnya untuk dijual.

Sepanjang jalan cukup sulit dilalui karena aspalnya rusak dan gak  deperbaharui. Hutan lebat adalah pemandangan yang mendominasi perjalanan hingga ke Tanjung Batu. Ada beberapa desa yang dilewati cukup banyak dan dalam satu desa penduduknya cukup banyak, namun jarak antara desa ke desa cukup jauh. Ditengah perjalanan kami sempat ketipu oleh tumbuhan bakau dan nipah yang tumbuh di sekitar jembatan, dikira sudah dekat eh ternyata baru separu perjalanan.

Makin jauh perjalanan makin rada aneh sampai-sampai kami rada sangsi soalnya ada salah satu bagian jalan yang semakin menyempit dihimpit tumbuhan rimbun sama aspalnya sudah gak ada lagi. Wah jangan-jangan ini salah jalan kataku masa jalan mau ke Derawan kaya gini, tapi keraguan itu kami buang jauh-jauh. Lagian juga udah separu jalan jangan-jangan kataku ntar kalo salah gampang balik lagi.
Setelah makin kesini akhirnya ada titik terang soalnya jalanan yang tadinya sempit berubah menjadi lebih lebar dan aspalnya lebih baik dari pada di awal-awal tadi. Bahkan jarang menemukan jalan yang rusak dan belubang. Namaun ketenangan itu nda berjalan lama, setelah makin kesini kok jalanan makin ke arah utara. Jadi kubilang ke Aji jangan-jangan ini kita emang benar-benar salah jalan. 

Kubilang ke dia mampir bentar biar ta cek dulu lewat smartphone via Google Maps, apesss gak bisa cek solnya sebijipun gak sinya gak keliatan. Ah sudahlah kataku kita lanjut aja jalan ntar kalo ketemu orang biar tanya-tantya. Gak berapa lama jalanan pun mulai berubah arah yang tadinya ke arah utara bahkan cendrung ke barat sudah mulan berubah kembali ke arah timur karena posisi Tanjung Batu itu berada di timur Berau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Pengalaman Pertama Edit Video Menggunakan Adobe Premiere Pro CC

Sebenarnya keinginan untuk bikin video yang diedit-edit itu sudah lama pas sejak adanya kompetisi bikin video parodi momen ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja, tepatnya adalah bulan April 2016 kemarin. Sebenarnya pada saat itu pengen juag ikut  berpartisipasi membuat video seperti di site-site lainnya, namun karena saya nda punya perangkat kamera dan nda tau cara edit-edit maka keinginan itu saya batalkan.
Sempat tanya-tanya teman di tempat kerja mengenai aplikasi editing video dan bagaimana cara mengeditnya, namun mereka tidak ada yang tau, walaupun tau informasi yang diberikan juga cukup minim bahkan kurang. Karena kebetulan mereka disini kebanyakan hobinya bukan ideografi tapi fotografi, jadi nda pada copy aplikasi-aplikasi editing video.
Karena sudah keburu penasaran sama yang namanya editing, kebetulan pada pagi sabtu itu yang adalah hari off saya. Pas kayanya paket data masih cukup banyak dan 3G masih stabil saya luangkan waktu untuk buka-buka youtube sambail cari-cari tut…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…