Langsung ke konten utama

Trip ke Pulau Derawan # Part 6

Tidak berapa lama kami hampir sampai di tempat tujuan kami namun sebelum sampai kita disuguhi dulu dengan yang namanya kuburan umum lagi. Kuburan ini sepertinya yang dipakai untuk penguburan jika ada yang meninggal pada saat sekarang. Cukup luas bersih dan tertata cukup rapi kuburannya. Posisi kuburan ini pas terletak di belakang pantai dan komplek penginapan di depan pantai timur.

Akhirnya sampai juga ke tujuan karena waktu sudah agak siang dan kemungkinan kami sudah tidak mungkin pulang ke Labanan hari itu juga mengingat perjalanan yang cukup jauh dan sangat menguras tenaga dan yang pasti sudah nda keburu kayanya maka kami putuskan agar pulang besok saja. Pantai dibagian timur sangat berbeda dengan pantai yang ada didekat dermaga, pantainya lebih luas bersih dan tertata rapi sepertinya memang sangat dirawat oleh pengelola penginapan tersebut karena area pantainya masuk komplek penginapan. Cukup banyak pohon kelapa area-area bersantai dan beberapa penginapan yang berpencar-pencar, sudah pasti pantainya yang luas dan air yang bening bikin gak sabar cepat-cepat nyebur.

Cuaca pada saat it sangat terik kami langsung menuju penginapan yang paling besar di sini sekalian langsung ke resepsionis nya untuk nanya-nanya ketersediaan kamar namun sebelum itu cekrek cekrek foto-foto lagi di depannya heheh... Setelah masuk ke bagian resepsionis terlihat sepi dan nda kelihatan petugas yang jaga. Setelah dipaggil-panggil beberapa kali baru lah muncul Mba-Mba resepsionisnya setelah tanya-tanya ketersediaan kamar yang viewnya langsung pantai bukan yang di lau ya...katanya kamarnya sudah habis dipesan kalaupun ada cuman yang dibelakang harganya pun juga cukup mahal dari 600.000-2.000.000 lebih kayanya per malam. Hemm dalam hatiku males bangettt nginep di belakang tujuan kami kan biar bisa menikmati pantai akhirnya kami gak jadi pesan.

Kondisi saat itu tidak banyak terlihat wisatawan yang kelayapan dipantai ataupun mandi bahkan boleh dibilang sunyi sempat bingung juga pada kemana pengunjungnya apalagi dibilang si Mba nya kamar tersisi penuh. Pada kemana ya ni orang-orang, ah ngapain mikirin itu gak penting amat ya... Tak lama kemudian sampailah kami di penginapan ke dua entah apa namanya tu penginapan kalau nda salah Derawan Beach Cafe plus apalah-apalah... Biasanya dermaga pada penginapan ini merupakan titik para wisatawan snorkling. Di taman saya lihat ada Kakek-kakek tua yag dandanannya agak nyentrik, rambut gondrong dan kostum ala-ala regae...pas kaya Mbah Surip dalam hatiku kemungkinan si kakek petugas kebersihan di penginapan ini.

Hanya ada beberapa orang yang lagi ngopi ataupun menikmati minuman lainnya di area cafe penginapan tersebut. Oh ya area penginapan ini cukup luas yang mana memiliki satun dermaga yang panjang dan besar serta sebagai titik untuk snorkling atau diving 100% wisatawan jika snorkling atau diving pasti di dermaga ini. Kemudian penginapan ini juga memiliki tiga bangunan utama, ada bangunan kamar dua lantai yang menyatu dengan cafe dan office kemudian disamping juga ada meeting room selanjutnya ada juga bangunan terpisa dua lantai yang semuanya adalah kamar serta bangunan kamar tambahan di atas laut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…

Indahnya Pantai Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Barat, Kotabaru Kalimantan Selatan

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tantang perjalanan ke-2 saya ke Pantai Teluk Tamiang yang berada di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar Kotabaru Kalimantan Selatan atau posisi persisnya berada di ujung selatan Pulau Kotabaru. Perjalanan kali ini saya hanya sendiri atau solo traveler, karena misi kali ini adalah selain ingin mengeksplor lebih detail lagi area-area yang belum saya sempat datangi sebelumnya, serta misi fotografi untuk menambah stock foto saya. Selain fotografi merupakan hobi saya, jalan-jalan ke tempat-tempat wisata juga adalah hobi saya (jika lagi ada dana). Hasil fotografi selain saya gunakan untuk koleksi pribadi saya atau untuk keperluan posting di Instagram, foto-foto tersbut juga saya upload di website marketplace microstock untuk dijual. Untuk lebih jelasnya terkait tentang jualan foto di microstock, maka silakan dibaca postingan saya yang membahas tentang Dunia Microstock.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Batulicin dengan menaiki …