Langsung ke konten utama

Indahnya Air Terjun Mandin Damar di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu


Pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya ke tempat wisata Air Terjun Mandin Damar yang berada di Desa Gunung Raya Kecamatan Mantewe Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Sebenarnya rencana sebelumnya perjalanan ke air terjun ini bukanlah tujuan utama kami, tetapi karena cuaca yang tidak bersahabat pada saat itu sehingga kami putuskan hanya datang ke Air Terjun Mandin Damar. Lokasi air terjun ini sebenarnya berada di desa tetangga saya, walaupun desa tetangga yang logikanya dekat namun ini adalah kali pertama saya kesana. Itupun tahunya gara-gara melihat feed di instagram. 

Jarak antara tempat tinggal saya sekitar ke Air Terjun Mandin Damar sekitar 9 Kilometer, tetapi ternyata ditambah lagi jaraknya sekitar 6 Kilometer perjalanan. Jadi posisi air terjun ini tidak berada di sisi jalan utama Jl. Kodeco Km.60 jalur Batulicin - Kandangan, tetapi harus masuk lagi ke dalam perkampungan yang bukan perkampungan utama dengan kondisi jalan yang berbatu-batu. Apabila kalian berangkat dari Kota Batulicin, maka total perjalanan yang akan ditempuh kira-kira sepanjang 66 Kilometer dengan sebagian besar jalan sudah diaspal.

Ada sekitar 1 Kilometer perjalanan tambahan yang harus ditempuh dengan berjalan kaki karena kondisi jalannya masih tanah belum peenah dilakukan pengerasan, tetapi jika kalian menggunakan kendaraan Off Road maka jalan tersebut dapat dilalui. Maklum karena posisi persisnya tempat wisata ini berada di tengah hutan belantara Pulau Borneo, sehingga butuh perjuangan ekstra untuk mendatanginya. Sesampai di lokasi Air Terjun Mandin Damar, saya benar-benar sangat terkesan dengan pemandangan indahnya air terjun ini. 

Air terjun ini memiliki bidang jatuhan air yang terdiri dari batu yang cukup lebar, serta memiliki ketinggian yang lumayan tinggi. Pola sisi dari sungainya sendiri agak melingkar dan melebar di bagian dalam, namun agak menyempit di bagian muaranya, boleh dikatakan bentuknya seperti kolam renang alami. Airnya sendiri terlihat sangat jernih dan bening seperti kristal, bahkan batuan yang berada didasar sungainya terlihat sangat jelas.

Awalnya saya mengira di bagian tengah sungai kondisi airnya dangkal, namun ternyata airnya cukup dalam, mungkin karena airnya jernih jadi terlihat seperti surut. Banyak terdapat ikan-ikan kecil air tawar khas daerah tropis yang berenang di dalam air. Kondisi alam di sekitar air terjun ini masih sangat alami dan tertutup oleh banyak canopy dari pepphonan. Seperti biasa tidak afdol datang ke tempat wisata air apabila tidak ikut berenang atau hanya sekedar bermain air sampai basah-basahan. Kami menghabiskan waktu disana sekitar 1 jam lamanya, sebenarnya ingin lebih lama lagi namun karena hari sudah hampir mahgrib dan sudah mulai gelap maka kami memutuskan untuk segera pulang. 

Intinya perjalanan saya kesana tidak sia-sia walaupun menempuh perjalanan yang jauh dan berliku, tetapi semua terbayar oleh keindahan Air Terjun Mandin Damar. Fyi, untuk yang berniat berangkat ke sini sebaiknya dilakukan pagi hari serta berombongan supaya lebih terasa fun nya dan jangan lupa bawa perbekalan minuman dan makanan dari rumah, atau dengan membeli dahulu di perkampungan Jl. Kodeco Km. 60. Sepeda motor bisa dititipkan di parkiran atau jika tidak ada tukang parkir maka bisa juga dititipkan di perkampungan terdekat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Indahnya Pantai Teluk Tamiang Kecamatan Pulau Laut Barat, Kotabaru Kalimantan Selatan

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tantang perjalanan ke-2 saya ke Pantai Teluk Tamiang yang berada di Desa Teluk Tamiang Kecamatan Tanjung Selayar Kotabaru Kalimantan Selatan atau posisi persisnya berada di ujung selatan Pulau Kotabaru. Perjalanan kali ini saya hanya sendiri atau solo traveler, karena misi kali ini adalah selain ingin mengeksplor lebih detail lagi area-area yang belum saya sempat datangi sebelumnya, serta misi fotografi untuk menambah stock foto saya. Selain fotografi merupakan hobi saya, jalan-jalan ke tempat-tempat wisata juga adalah hobi saya (jika lagi ada dana). Hasil fotografi selain saya gunakan untuk koleksi pribadi saya atau untuk keperluan posting di Instagram, foto-foto tersbut juga saya upload di website marketplace microstock untuk dijual. Untuk lebih jelasnya terkait tentang jualan foto di microstock, maka silakan dibaca postingan saya yang membahas tentang Dunia Microstock.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Batulicin dengan menaiki …

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…