Langsung ke konten utama

Indahnya Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan



Postingkan kali ini saya akan bercerita tentang liburan saya ke Pulau Samber Gelap, pulau ini berada di wilayah Kabupaten Kotabaru bagian timur. Persisnya berada di Selat Makassar atau sebelah timur dari pulau Kotabaru. Sebenarnya rencana keberangkatan kami sudah lama, namun terkendala oleh teman-teman lainnya yang memiliki hari libur yang terbatas. Saya dan teman saya berangkat dari Mantewe, namun ke dua orang teman lainnya menunggu di Batulicin. Sekitar pukul 06.00 Wita kami berangkat dari rumah, kemudian sesampai di Batulicin repacking kembali terkait dengan perbekalan selama kami disana.


Perlu diketahui bahwa Pulau Samber Gelap adalah pulau kecil yang sangat terpencil dikarenakan posisi pulaunya yang berada di tengah laut lepas. Sehingga pulau tersebut tidak berpenghuni atau tidak seperti perkampungan di Pulau Derawan. Di Pulau Samber Gelap sendiri hanya ditinggali para karyawan salah satu pemilik pulau tersebut (informasinya pulau itu sudah dimiliki oleh orang pribadi), sedangkan di Pulau Sawah yang terdapat Mercusuar hanya ditinggali oleh petugas yang menjaga mercusuar. Maka dari itu persiapan logistik untuk konsumsi selama disana harus dipersiapkan sebelum berangkat. Kebetulan rencana kami hanya satu hari berada di pulau itu dan tidak berkemah dan membawa perlengkapan masak. Sehingga kami hanya membawa makanan jadi saja seperti roti, keji, susu, buah, air mineral dan makanan lainnya. Disana kami akan bermalam di Pulau Sawah dengan menyewa penginapan dari bangunan yang ada disana.


Keberangkatan kami mulai dari Pelabuhan Speed Boat milik Pol Air Batulicin atau tidak melalui pelabuhan umum. Sekitar pukul 07.00 Wita speed boat yang kami tumpangi sudah berangkat sesuai pesanan. Pagi itu cuaca sangat bagus, tidak ada gelombang besar. Sesampai di Pelabuhan Kotabaru setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, kami diwajibkan untuk melaopr ke perugas Pol Air Kotabaru terkait rencana keberangkatan kami ke Pulau Samber Gelap. Perjalanan mengarungi lautan lepas kami mulai dari Pelabuhan Kotabaru menuju Pulau Samber Gelap dengan menempuh kurang lebih 2 jam lamanya. Alhamdulillah pada pagi itu gelombang sangat tenang, jadi kami tidak menemukan kendala yang berarti. Ombak yang lumayan besar hanya terjadi ketika kami sudah hampir sampai di Pulau Samber Gelap.

Setelah sampai di tujuan kami langsung disambut dengan air laut yang begitu bening bagaikan air aqua, sehingga terumbu karang yang terdapat di dasar lautnya terlihat dengan sangat jelas. Tujuan pertama kami adalah Pulau Samber Gelap, sehingga kami tidak langsung ke Pulau Sawah. Sebelum rombongan kami menginjakan kaki di pulau itu, saya terlebih dahulu meminta izin kepada karyawan dari villa di pulau itu terkait dengan tujuan kami. Mungkin kalian sedikit bingung mengapa harus meminta izin, karena Pulau Samber Gelap merupakan pulau milik pribadi maka kita tidak bisa sembarangan masuk tanpa izin.


Setelah sudah mendapatkan izin baru semua dari kami turun dan menggelar tikar disana untuk menikmati suasana pantai dan santapan makan siang. Setalah makan siang selesai, kami lanjutkan dengan memgeksplor pulau tersebut. Pulau Samber gelap hanyalah pulau kecil, pulau ini memiliki pasir putih dan air yang sangat bening. Banyak terdapat pohon kelapa di pulau ini, namun juga ada pohon-pohon lainnya seperti pinus pantai. Di pulai ini juga terdapat penangkaran penyu. Hampir keseluruhan sisi pulau ini memiliki garis pantai, selain itu di pulau ini juga terdapat villa, dermaga dan helipad. Semua fasilitas tersebut tentunya adalah milik dari si pemilik pulau. Di laut sekitar pulau ini pengunjung dapat menikmati diving, snorkeling atau hanya sekedar berenang. 


Setelah puas menikmati Pulau Samber Gelap dan hari pun sudah mulai gelap, maka kami putuskan menyebrang ke Pulau Sawah untuk menginap. Namun di Pulau Sawah kami tidak langsung istirahat, namun kami lanjutkan lagi dengan berenang di sekitar sana. Singkat cerita malam sudah tiba, suasana malam di Pulau Sawah cukup ramai karena disana banyak berkumpul rombongan pengunjung dari Banjarmasin. Setelah selesai menikmati makan malam dan ngobrol ngalur ngiduo, maka kami lanjutkan untuk beristirahat. Keesokan paginya sebelum kami beranjak pulang ke Batulicin, kami sempatkan lagi untuk snorkeling ke salah satu titik yang menjadi tempat faforit snorkeling di sana. Wow ternyata disana pemandangan bawah lautnya sangat indah, sekitar 1 jam kami habiskan untuk snofkeling disana. Setelah kegiatan pagi itu selesai, kami pun lanjut untuk persuapan pulang. Alhamdulillah perjalanan pulang berjalan dengan lancar karena tidak terdapat ombak besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…

Pengalaman Pertama Edit Video Menggunakan Adobe Premiere Pro CC

Sebenarnya keinginan untuk bikin video yang diedit-edit itu sudah lama pas sejak adanya kompetisi bikin video parodi momen ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja, tepatnya adalah bulan April 2016 kemarin. Sebenarnya pada saat itu pengen juag ikut  berpartisipasi membuat video seperti di site-site lainnya, namun karena saya nda punya perangkat kamera dan nda tau cara edit-edit maka keinginan itu saya batalkan.
Sempat tanya-tanya teman di tempat kerja mengenai aplikasi editing video dan bagaimana cara mengeditnya, namun mereka tidak ada yang tau, walaupun tau informasi yang diberikan juga cukup minim bahkan kurang. Karena kebetulan mereka disini kebanyakan hobinya bukan ideografi tapi fotografi, jadi nda pada copy aplikasi-aplikasi editing video.
Karena sudah keburu penasaran sama yang namanya editing, kebetulan pada pagi sabtu itu yang adalah hari off saya. Pas kayanya paket data masih cukup banyak dan 3G masih stabil saya luangkan waktu untuk buka-buka youtube sambail cari-cari tut…