Langsung ke konten utama

Keindahan Pantai Sebanti di Kecamatan Pulau Laut Barat, Kotabaru


Pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang Pantai Sebanti yang berada di Desa Sebanti Kecamatan Pulau Laut Barat Kotabaru Kalimantan Selatan. Persisnya Pantai Sebanti berada hanya sekitar 15 menit sebelum Desa Lontar apabila dari arah Pelabuhan Tanjung Serdang. Pantai ini tidak jauh dari jalan utama, hanya sekitar 200 meter saja dengan kondisi jalan yang sudah dipaving. Di Pantai Sebanti ini fasilitasnya boleh dibilang cukup lengkap karena berada di samping Kantor Pemerintahan Desa Sebanti, serta di sisi pantainya terdapat lapangan sepak bola. Selain itu di pantai ini juga terdapat warung penjual makanan.




Pantai Sebanti memiliki hamparan pasir putih dan air yang sangat bening sehingga terumbu karang yang berada di dasar laut terlihat sangat jelas, jadi sangat cocok untuk berenang ataupun snorkeling dan menyelam. Pantai ini juga sangat cocok untuk wisata keluarga, karena dasar pantainya yang landai sampai ke tengah laut, jadi bagi anak-anak yang ingin bermain air atau berenang sangat  cocok diakukan disini. Selain itu karena pantai ini berada di sisi perkampungan Desa Sebanti, sehingga akses untuk membeli makanan untuk keperluan disana cukup mudah. Di Pantai Sebanti ada satu dermaga kayu yang cukup panjang yang menuju ke tengah laut, menurut saya dermaga ini sangat eksotis dan fotogenik untuk tempat berfoto selfie ria.

Waktu yang paling cocok menikmati Pantai Sebanti adalah di pagi hari dan sore hari. Saat pagi hari kondisinya tidak terik seperti di waktu siang. Pada saat sore menjelang petang Pantai Sebanti juga sangat cocok untuk menikmati momen matahari terbenam atau sunset. Karena posisi pantai ini langsung menghadap ke arah barat. Cukup lama saya berada di pantai ini untuk menikmati dan mengabadikan foto, namun cuaca siang itu sangat terik sehingga dapat membuat kulit jadi terbakar oleh sinar ultra violet. Disarankan apabila berkunjung ke Pantai Sebanti agar membawa tabir surya atau sunblock untuk menghindari gosongnya kulit akibat sinar matahari. Cukup disayangkan masih banyak terdapat sampah plastik bekas makanan yang bertebaran disana, sehingga sedikit menganggu keindahan pantai tersebut. Setelah sesi foto-foto selesai, maka saya langsung melanjutkan perjalanan saya ke Pantai Teluk Tamiang yang sudah tidak begitu jauh lagi dari Pantai Sebanti.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pertama Edit Video Menggunakan Adobe Premiere Pro CC

Sebenarnya keinginan untuk bikin video yang diedit-edit itu sudah lama pas sejak adanya kompetisi bikin video parodi momen ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja, tepatnya adalah bulan April 2016 kemarin. Sebenarnya pada saat itu pengen juag ikut  berpartisipasi membuat video seperti di site-site lainnya, namun karena saya nda punya perangkat kamera dan nda tau cara edit-edit maka keinginan itu saya batalkan.
Sempat tanya-tanya teman di tempat kerja mengenai aplikasi editing video dan bagaimana cara mengeditnya, namun mereka tidak ada yang tau, walaupun tau informasi yang diberikan juga cukup minim bahkan kurang. Karena kebetulan mereka disini kebanyakan hobinya bukan ideografi tapi fotografi, jadi nda pada copy aplikasi-aplikasi editing video.
Karena sudah keburu penasaran sama yang namanya editing, kebetulan pada pagi sabtu itu yang adalah hari off saya. Pas kayanya paket data masih cukup banyak dan 3G masih stabil saya luangkan waktu untuk buka-buka youtube sambail cari-cari tut…

Indahnya Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan

Postingkan kali ini saya akan bercerita tentang liburan saya ke Pulau Samber Gelap, pulau ini berada di wilayah Kabupaten Kotabaru bagian timur. Persisnya berada di Selat Makassar atau sebelah timur dari pulau Kotabaru. Sebenarnya rencana keberangkatan kami sudah lama, namun terkendala oleh teman-teman lainnya yang memiliki hari libur yang terbatas. Saya dan teman saya berangkat dari Mantewe, namun ke dua orang teman lainnya menunggu di Batulicin. Sekitar pukul 06.00 Wita kami berangkat dari rumah, kemudian sesampai di Batulicin repacking kembali terkait dengan perbekalan selama kami disana.


Perlu diketahui bahwa Pulau Samber Gelap adalah pulau kecil yang sangat terpencil dikarenakan posisi pulaunya yang berada di tengah laut lepas. Sehingga pulau tersebut tidak berpenghuni atau tidak seperti perkampungan di Pulau Derawan. Di Pulau Samber Gelap sendiri hanya ditinggali para karyawan salah satu pemilik pulau tersebut (informasinya pulau itu sudah dimiliki oleh orang pribadi), sedangkan …