Langsung ke konten utama

Cara Mudah Mengatasi Blog Agar Disetujui Program Google AdSense

Illustration by Freepik

Pada tulisan kali ini saya akan berbagi sedikit cerita tentang pengalaman saya yang telah diterima mengajukan Program Google AdSense untuk blog pribadi saya. Persetujuan itu saya terima selama satu bulan setelah tanggal pengajuan, walaupun kata blogger lain mereka ada yang lebih singkat sudah mendapatkan email notifikasi persetujuan atau penolakan. Sebenarnya semua ini berawal dari akun Google AdSense YouTube saya yang di non aktifkan oleh Google dikarenakan tidak mencukupi 4.000 jam view dan 1.000 subscribers yang telah di persyaratkan oleh YouTube. 

Karena akun AdSense YouTube saya di non aktifkan sehingga saya mencari cara lain agar bagaimana saya dapat mencairkan uang earning yang sudah saya dapat dari AdSense YouTube, yang sebelumnya yang belum mencapai jumlah minimal untuk di payout atau dicairkan ke rekening bank. Jadi kebetulan akun Google AdSense saya statusnya sudah selesai diverifikasi alamat menggunakan PIN yang dikirim oleh Google dari kantornya di Kuala Lumpur, Malaysia dan akun tersebut juga sudah selesai verifikasi memggunakan nominal uang yang dikirim oleh Google AdSense yang jumlahnya kurang dari 1.000 rupiah.

Jadi sebenarnya blog pribadi yang saya ceritakan ini atau sudah sukses monetisasi menggunakan Google AdSense adalah merupakan blog lama saya yang sudah tidak pernah lagi saya jamah dalam hitungan tahun, namun blog tersebut masih aktif. Isi dari blog saya sebenarnya unfaedah atau hanya tulisan-tulisan alay tentang jalan-jalan ke tempat wisata serta, tata bahasanya pun masih belepotan dan sampai aekarang juga masih belepotan dalam menulis. 

Kemudian blog yang sudah sempat mati suri ini selama bertahun-tahun itu kembali saya isi dengan tulisan tentang cerita jalan-jalan saya dan ada beberapa juga postingan yang membahas tentang SEO. Jumlah tulisan saya totalnya adalah 42 postingan pada saat itu setelah saya perbaharui, yang sebelumnya masih berjumlah 30 saja. Usahakan dalam satu postingan jumlah kata yang digunakan minimal 300 kata. Karena saya antusias sekali untuk memonetize blog saya, maka pada waktu itu saya langsung kebut bikin postingan sebanyak sekitar 10 artikel dalam 1 bulan dengan isi tulisan seperti yang telah saya jelaskan di atas.

Setelah postingan saya tambah kemudian saya rubah tema blog saya ke tema bawaan yang telah disediakan oleh Blogger atau Blogspot, saya ambil tema yang warnanya saya suka dan tidak berat  saat loading dengan kata lain tema yang responsif. Namun pada blog ini saya tidak lagi menambahkan widget-widget tambahan apalagi widget yang berbau iklan agar blog tidak berat dan tidak kelihatan terlalu rame tampilannya. Saya hanya menggunakan widget seperti "profil saya", dan "header" untuk mempermudah navigasi para pembaca pada blog saya. 

Selanjutnya pada bagian yang akan saya jelaskan ini adalah bagian yang cukup simpel namun kadang terpikirkan oleh blogger pemula. Bagian-bagian itu adalah halaman "About Us", "Privacy Policy", "Disclaimer", "Sitemap" dan "Contact Us". Bagian-bagian ini mungkin terdengar agak ribet dan cukup asing bagi blogger pemula, tetapi bagian ini sangat menentukan dalam pengajuan Google AdSense untuk blog pribadi. Bagian-bagian diatas sebenarnya sangat simple pembuatannya, bisa dikarang sendiri atau bisa kita menggunakan website tertentu dalam membuatnya. Cara-caranya silakan baca postingan saya berikut : .... 

Oh ya karena akun Google AdSense saya merupakan akun yang saya daftar melalui YouTube sehingga apabila blog yang akan kita monetize masih menggunakan embel-embel blablabla(dot)blogspot(dot)com atau blablabla(dot)wordpress(dot)com maka blog tersebut harus di upgrade terlebih dahulu domainnya menjadi Domain Level Atas atau Top Level Domain (TLD) contohnya adalah www(dot)blablabla(dot)com, cara upgrade domain bisa dibaca di artikel berikut.

Untuk segi kunjungan, blog saya merupakan blog yang sangat tidak populer yang mana grafik lalu lintas kunjungannya hanyalah rata-rata sebesar 25 saja kunjungan perharinya. Jadi apabila ada yang mengatakan traffic kunjungan harus tinggi perharinya misal 100 visitor perhari supaya AdSense disetujui maka pernyataan tersebut terbantahkan. Untuk umur blog sendiri saya belum bisa memastikan karena kebetulan blog saya adalah blog yang sudah cukup tua umurnya namun lama tidak aktif, tetapi banyak yang mengatakan bahwa blog yang berumur 3 bulan sudah dapat didaftarkan di Program Google AdSense, walaupun di website Support Google sendiri mengatakan di beberapa negara tertentu umur blog harus minimal 6 bulan.

Yang terakhir adalah alangkah baiknya blog kalian untuk di daftarkan dahulu Sitemap atau Peta Situs nya ke dalam Sistem Pencarian Google yaitu Google Search Console agar isi ataupun konten blog kalian lebih cepat untuk dirayapi oleh Sistem Pencarian pada Mesin Pencari Google, karena dengan sudah terindexnya blog kalian pada pada Sistem Pencarian Google maka ini juga akan membuat blog kalian lebih mudah untuk ditemukan di Mesin Pencari Google dan mempermudah blog kalian untuk disetujui pengajuan Program Google AdSense. Untuk belajar mengenai bagaimana mendaftarkan sitemap ke Google Search Console, maka silakan baca postingan ini : ....

Jadi berikut rangkuman untuk tulisan saya diatas terkait tentang Cara Mudah Mengatasi Blog Agar Disetujui Program Google AdSense yang saya ambil dari pengalaman saya pribadi :
  1. Bikin Artikel Minimal 40 Postingan, walaupun ada yang mengatakan 21 postingan juga sudah bisa.
  2. Artikel minimal 300 Kata dalam setiap postingan.
  3. Cukup Gunakan Tema Bawaan Gratis saja yang disediakan oleh Blogger, namun terlihat rapi dan menarik.
  4. Jangan taruh widget macam-macam yang membuat halaman jadi berat saat loading dan terkesan membuat halaman ramai atau tidak bersih.
  5. Lengkapi Halaman : About Us, Privacy Policy, Disclaimer, Sitemap dan Contact Us.
  6. Upgrade domain blognya ke TLD jika akun AdSense nya menggunakan akun yang didaftar melalui YouTube sebelumnya.
  7. Blog tidak harus tinggi lalu lintas traffictnya, 25 visitor perhari juga sudah bisa.
  8. Daftarkan blognya di Google Search Console agar Sitemap dan Postingan blognya terindex di Sistem Mesin Pencari Google.
  9. Selesai, cukup mudah kan. Silakan dipraktekkan, ini manjur karena saya sudah membuktikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Pengalaman Pertama Edit Video Menggunakan Adobe Premiere Pro CC

Sebenarnya keinginan untuk bikin video yang diedit-edit itu sudah lama pas sejak adanya kompetisi bikin video parodi momen ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja, tepatnya adalah bulan April 2016 kemarin. Sebenarnya pada saat itu pengen juag ikut  berpartisipasi membuat video seperti di site-site lainnya, namun karena saya nda punya perangkat kamera dan nda tau cara edit-edit maka keinginan itu saya batalkan.
Sempat tanya-tanya teman di tempat kerja mengenai aplikasi editing video dan bagaimana cara mengeditnya, namun mereka tidak ada yang tau, walaupun tau informasi yang diberikan juga cukup minim bahkan kurang. Karena kebetulan mereka disini kebanyakan hobinya bukan ideografi tapi fotografi, jadi nda pada copy aplikasi-aplikasi editing video.
Karena sudah keburu penasaran sama yang namanya editing, kebetulan pada pagi sabtu itu yang adalah hari off saya. Pas kayanya paket data masih cukup banyak dan 3G masih stabil saya luangkan waktu untuk buka-buka youtube sambail cari-cari tut…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…