Langsung ke konten utama

Jernihnya Sungai Km. 60 di Lokasi Proyek Jalan Tol Batulicin Banjarmasin di Desa Gunung Raya Kec. Mantewe Kab, Tanah Bumbu


Jadi pada jalan-jalan kali ini saya dan teman-teman sebenarnya tidak ada rencana sama sekali ke Sungai Km. 60. Jadi awalnya setelah saya potong rambut di tukang cukur saya mampir ke tempat salah satu teman saya di Simpang Tiga Kompas Blok E2, yah seperti biasanya ngumpul-ngumpul sederhana dengan obrolan ngalur ngidul ataupun obrolan rutin tentang dunia persepedaan ataupun tentang perngepetan online alias microstock. Saya dan dua orang teman saya awalnya hanyalah untuk berniat untuk gowes sore-sore ke Perbukitan Kapur Km. 48, namun pada saat itu saya kebetulan tidak bawa sepeda RB (Road Bike) saya, sehingga saya bilang ntar saya ikut gowes tapi ngekor dibelakang saja pake motor. Singkat cerita akhirnya arah pembicaraan sampai kepada topik gowes hari Minggu lalu yang mana rekan-rekan grup BBM (Balalah Bike Mantewe) yang pada gowes ke Air Terjun 48, tapi kondisi air terjunnya sudah kering. Obrolan pun lanjut ke salah satu tempat alias sungai yang berada di Km. 60 di area pembangunan Jalan Tol Batulicin - Banjarmasin atau dikenal dengan nama Sungai Km. 60. Setelah pembahasan yang cukup sekilas ditambah dengan video bukti dari akun Instagram saya (karena kebetulan saya sudah pernah ke sana sekitar 5 tahun lalu), maka kami langsung putuskan untuk berangkat ke sana walaupun saat itu waktu sudah menunjukan pukul 05.00 sore.

Kami berangkat sebanyak 6 orang ternyata, saya mengira awalnya hanya ada 3 orang saja. Ok sip malah makin rame kataku. Perjalanan dimulai dari Tugu Tani Kompas E2 lanjut lewat perbukitan Km. 48. Sepanjang perjalanan dari E2 sampai Km. 53 jalan masih sangat mulus karena full aspal. Namun pas di Km. 53 ternyata teman-teman lainnya belum pada ngeh kalo kami harus belok kiri mengikuti jalan proyek tol Batulicin - Banjarmasin. Mereka mengira posisi sungainya di Jl, Kodeco atau searah menuju ke Kandangan, namun harus ke arah proyek tol. Mungkin mereka terlena dengan jalan aspal, sehingga tidak sadar bahwa lokasi TKP berada di area jalan rusak :D
Jadi perjalanan dari Km. 53 (Jl. Kodeco) menuju ke TKP Km. 60 (Proyek Tol, jangan tanyakan saya dasar pengukuran kilometernya dari mana) kami melalui jalan tanah berbatu namun tidak licin, ya mungkin karena habis panas jadi tidak becek jangan tanya jika habis hujan seperti apa beceknya. Fyi, kendaraana ideal untuk melewati jalan ini adalah jenis off-road ya, dan sepeda pancal jenis MTB. Cuaca pada saat itu sangat mendukung, karena tidak panas (maklum sudah sore) coba kalo tengah hari pasti serasa di gurun :D. Jadi TKP nya sendiri berada di Jalan Tol Batulicin - Banjarmasin, Ds. Gunung Raya Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Ok singkat cerita tidak terasa kami sudah sampai di TKP. Wowww saya langsung terpana dengan eloknya hamparan sungai dari atas jembatan, dan beningnya air yang mengalir bak hamparan kaca. Bebatuan bulat kecil terhampar, ditambah dengan suara riak air yang merdu. Sungguh indah dan begitu membuat saya sangat terpana sekali dengan suguhan alam itu. Sisi kiri dan kanan masih banyak dapat pepohonan besar dan rerumputan eksotis khas pinggiran sungai, saking jernihnya air sungai itu sehingga tampak ikan-ikan kecil (mungkin iwak saluang) yang bermain-main di sela-sela batu. Jiwa jeguran pun sontak meronta-ronta, bagaimana caranya nanti pokoknya saya harus jeguran. Seperti biasa khas manusia milenial, kami pun langsung sibuk dengan aktifitas dokomentasi masing-masing ala-ala youtuber handal. Setelah puas dokumentasi (karena memang demi AdSense), saya langsung lepas baju dan celana sisa boxer dan langsung berendam disana... Hemmm...segar sekali airnya, walaupun sudah hampir Maghrib tapi airnya tidak terlalu dingin, jadi bikin saya tambah betah untuk berendam. Jadi tips dari saya jika kalian ingin kesini dalam waktu dekat adalah : pertama pastikan motor kalian fit untuk medan berbatu, bawa mantel hujan siapa tau tiba-tiba hujan karena di tengah perjalanan tidak ada tempat berteduh. Kemudian bawa perbekalan makanan dari rumah, karena tidak ada warung dan bawa pakaian ganti jika kalian berenang disana plus untuk sampah plastik agar dikumpulkan dahulu lalu dibakar disana sebelum pulang. Untuk lebih mendalami tonton saja langsung klik link video dokumentasi berikut Video Dokumentasi. Terima kasih...




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gampag!!! Begini Cara Paling Mudah Mengatasi Masalah Header Error pada Import File JPEG di Adobe Premiere Pro CC

Illustration By : https://pixabay.com Design by Lalmch
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan trik dan tips mudah mengenai bagaimana caranya mengatasi masalah "Header Error" pada saat melaluian proses import file JPEG atau JPG ke dalam Sequence di aplikasi Adobe Premiere Pro CC. Masalah ini biasanya akan didapat apabila kalian adalah seorang editor yang ingin membuat video dari slide foto dengan format JPEG, JPG atau PNG. 
Intinya pada postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sendiri pada saat melakukan editing video di Adobe Premiere Pro menggunakan bahan foto atau bukan footage. Caranya sangat mudah, apabila foto yang kalian jadikan bahan untuk video mengalami masalah "Header Error" pada saat proses import, maka coba cari dahulu file foto tersebut. Setelah filenya di temukan maka silakan di klik kanan file tersebut kemudian klik edit menggunakan aplikasi Paint 3D bawaan dari Windows 10. 
Setelah file berhasil dibuka, kemudian klik tombol simpan ulang…

Perjalanan ke Pantai Teluk Tamiang dan Pulau Tanjung Kunyit

Sebenarnya rencana ingin berangkat refreshing sudah dimulai jauh-jauh hari, namun karena kendala ketepatan waktu libur teman-temanlah yang membuat perjalanan kami tertunda. Sebenarnya awalnya kami merencanakan liburan ke Pulau Samber Gelap di Kotabaru, Kalimantan Selatan namun pada akhirnya pilihan tersebut batal dikarekan ombak laut di Selat Makassar saat itu masih cukup besar. Paman sopir Speed Boat tidak berani mengendarai speed boatnya dengan kondisi laut seperti itu. Sehingga pilihan terakhir kami adalah ke Pantai Teluk Tamiang yang lokasinya juga berada di Pulau Kotabaru tetapi berada di bagian ujung selatan.


Rencana awal saya dan berdua teman saya berangkat dari rumah di Mantewe, Tanah Bumbu adalah pukul 06.00 Wita, namun karena subuh itu masih hujan rintik maka jadwal kami molorkan ke jam 06.30. Kami dan rombongan sepakat untuk bertemu di Pelabuhan Ferry Batulicin, karena tiga orang teman lainnya pada malam sebelumnya menginap di Batulicin. Ferry berangkat sekitar pukul 07.00 W…

Indahnya Air Terjun Mandin Damar di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya ke tempat wisata Air Terjun Mandin Damar yang berada di Desa Gunung Raya Kecamatan Mantewe Kab. Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Sebenarnya rencana sebelumnya perjalanan ke air terjun ini bukanlah tujuan utama kami, tetapi karena cuaca yang tidak bersahabat pada saat itu sehingga kami putuskan hanya datang ke Air Terjun Mandin Damar. Lokasi air terjun ini sebenarnya berada di desa tetangga saya, walaupun desa tetangga yang logikanya dekat namun ini adalah kali pertama saya kesana. Itupun tahunya gara-gara melihat feed di instagram. 

Jarak antara tempat tinggal saya sekitar ke Air Terjun Mandin Damar sekitar 9 Kilometer, tetapi ternyata ditambah lagi jaraknya sekitar 6 Kilometer perjalanan. Jadi posisi air terjun ini tidak berada di sisi jalan utama Jl. Kodeco Km.60 jalur Batulicin - Kandangan, tetapi harus masuk lagi ke dalam perkampungan yang bukan perkampungan utama dengan kondisi jalan yang berbatu-batu. Apabila kali…